Batik itu berasal dari Indonesia


Batik (atau kata Batik) berasal dari bahasa Jawa “amba” yang berarti menulisdan “nitik”. 

Batik adalah seni melukis dilakukan diatas kain dengan menggunakan lilin atau malam sebagai pelindung untuk mendapatkan ragam hias diatas kain tersebut.

 

Ciri-ciri batik tradisional :

  • Ragam hias motif ular, barong, geometris, pagoda.
  • Coraknya mempunyai arti simbolik.
  • Warna cenderung gelap ( putih – hitam – coklat kehitaman ).
  • Motif ciri khas daerah asal.

Ciri-ciri batik modern :

  • Ragam hias bebas binatang, tumbuhan, rangkaian bunga dll.
  • Corak tidak mempunyai arti simbolik tertentu.
  • Penggunaan warna bebas seperti biru, merah, ungu dsb.
  • Motif tidak memiliki ciri khas daerah asal.

MACAM – MACAM MOTIF BATIK

Motif batik adalah kerangka gambar yang mewujudkan batik secara keseluruhan.

Menurut unsurnya batik dibagi menjadi 2 (dua ),yaitu :

  1. ORNAMEN Motif utama
  2. ISEN Motif pengisi ( Titik – titik , Garis , Titik dan Garis, dsb )

Cara pembuatan

Semula batik dibuat di atas bahan dengan warna putih yang terbuat dari kapas yang dinamakan kain mori. Dewasa ini batik juga dibuat di atas bahan lain seperti sutera, poliester, rayon dan bahan sintetis lainnya. Motif batik dibentuk dengan cairan lilin dengan menggunakan alat yang dinamakan canting untuk motif halus, atau kuas untuk motif berukuran besar, sehingga cairan lilin meresap ke dalam serat kain. Kain yang telah dilukis dengan lilin kemudian dicelup dengan warna yang diinginkan, biasanya dimulai dari warna-warna muda. Pencelupan kemudian dilakukan untuk motif lain dengan warna lebih tua atau gelap. Setelah beberapa kali proses pewarnaan, kain yang telah dibatik dicelupkan ke dalam bahan kimia untuk melarutkan lilin.

Batik adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian. Selain itu batik bisa mengacu pada dua hal. Yang pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Dalam literatur internasional, teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan.

Hari Batik Nasional

Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober, 2009.

Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.

Masyarakat Indonesia sedang merayakan Hari Batik Nasional yang telah memasuki tahun keempat, sejak UNESCO mengakui batik sebagai “Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non Bendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009.

 

Perkembangan Batik Sampai Saat ini

Tanggal 2 Oktober ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional, setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 17 November 2009 menerbitkan Keputusan Presiden No. 33 Tahun 2009 tentang Hari Batik Nasional.

Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya (UNESCO) mengakui batik sebagai “Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non Bendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009, lewat keputusan komite 24 negara yang bersidang di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Batik Indonesia dinilai sarat dengan teknik, simbol, dan budaya yang tidak lepas dari kehidupan masyarakat sejak lahir hingga meninggal. Sebuah gerakan sosial pun dibentuk untuk melestarikan dan lebih mempopulerkan batik di tingkat lokal maupun internasional. Gerakan sosial ini disebut “#BatikDay, Celebrating a National Pride and a Cultural Heritage of Indonesia.” Tagar BatikDay (#BatikDay), pada siang hari sempat menjadi trending topic di Twitter untuk kawasan Indonesia.

Salah seorang inisiator gerakan sosial #BatikDay, Shinta Dhanuwardoyo, mengatakan, kata bahasa Inggris Batik Day sengaja dipakai agar negara lain mengetahui bahwa batik adalah warisan budaya khas Indonesia yang telah diakui Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya (UNESCO).

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), turut memberi apresiasi untuk para blogger internasional dan nasional yang berpartisipasi dalam gerakan BatikDay untuk berkunjung ke Jakarta Fahion Week 2013 dan kunjungan ke sentra batik.  Sebagai wadah untuk seluruh gerakan ini, Shinta membangun situs web BatikDay, yang beralamat di http://batikday.com.

 

Selain batik, UNESCO juga mengakui wayang (2003), keris (2005), dan angklung (2010) sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non Bendawi khas Indonesia.

Pancasila Dasar Negara dan Pribadi Bangsaku


Pancasila :

 

  1. ke-Tuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Masih ingatkah kamu sewaktu bersekolah dulu ?. Yups, pasti kamu masih ingat dengan baik dan benar, setiap hari Senin pagi pasti disekolahan selalu di adakan Upacara dan salah satu isi pelaksaan upacara adalah mengucapkan isi butir dari Pancasila secara serentak dan bersamaan yang di pimpin oleh Kepala pembina Upacara.

Panca Sila oleh Soekarno yang dikemukakan pada tanggal 1 Juni 1945 dalam pidato spontannya yang kemudian dikenal dengan judul “Lahirnya Pancasila“. Sukarno mengemukakan dasar-dasar sebagai berikut: Kebangsaan; Internasionalisme; Mufakat, dasar perwakilan, dasar permusyawaratan; Kesejahteraan; Ketuhanan. Nama Pancasila itu diucapkan oleh Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni itu, katanya:

Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan, dan ketuhanan, lima bilangannya. Namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa – namanya ialah Pancasila. Sila artinya azas atau dasar, dan diatas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abadi.

Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945.

Meskipun terjadi perubahan kandungan dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung dalam beberapa tahap selama masa perumusan Pancasila pada tahun 1945, tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila.

“… dengan berdasar kepada: ke-Tuhanan, dengan kewajiban menjalankan syari’at Agama bagi pemeluk-pemeluknya, menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat-kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Dan, sebagai dasar negara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia telah diterima secara luas dan telah bersifat final. Hal ini kembali ditegaskan dalam Ketetapan MPR No XVIII/MPR/1998 tentang Pencabutan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia No. II/MPR/1978 tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (Ekaprasetya Pancakarsa) dan Penetapan tentang Penegasan Pancasila sebagai Dasar Negara jo Ketetapan MPR No. I/MPR/2003 tentang Peninjauan Terhadap Materi dan Status Hukum Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara dan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 1960 sampai dengan Tahun 2002.

Sedangkan 1 Oktober merupakan Hari Kesaktian Pancasila yang mana dalam sejarah pada tanggal 30 September 1965, terjadi insiden yang dinamakan Gerakan 30 September (G30S). Insiden ini sendiri masih menjadi perdebatan di tengah lingkungan akademisi mengenai siapa penggiatnya dan apa motif dibelakangnya. Akan tetapi otoritas militer dan kelompok reliji terbesar saat itu menyebarkan kabar bahwa insiden tersebut merupakan usaha PKI mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis, untuk membubarkan Partai Komunis Indonesia dan membenarkan peristiwa Pembantaian di Indonesia 1965–1966. Pada hari itu, enam Jendral dan berberapa orang lainnya dibunuh oleh oknum-oknum yang digambarkan pemerintah sebagai upaya kudeta. Gejolak yang timbul akibat G30S sendiri pada akhirnya berhasil diredam oleh otoritas militer Indonesia. Pemerintah Orde Baru kemudian menetapkan 30 September sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September G30Sdan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Selain itu Pancasila sebagai dasar negara merupakan hasil kesepakatan bersama para Pendiri Bangsa yang kemudian sering disebut sebagai sebuah “Perjanjian Luhur” bangsa Indonesia. Namun dibalik itu terdapat sejarah panjang perumusan sila-sila Pancasila dalam perjalanan ketata negaraan Indonesia. Sejarah ini begitu sensitif dan salah-salah bisa mengancam keutuhan Negara Indonesia. Hal ini dikarenakan begitu banyak polemik serta kontroversi yang akut dan berkepanjangan baik mengenai siapa pengusul pertama sampai dengan pencetus istilah Pancasila.

Pancasila memang tak berubah meski sejarah dan kehidupan telah berubah. Namun, apakah sejatinya Pancasila hanyalah teks sila-silanya yang berjumlah lima? Kalau demikian adanya, maka landasan ideologis bangsa dan negara Indonesia yang terdiri lima sila tetaplah rapi sebagai teks-teks belaka. Tentu bukanlah sekadar rangkaian teks saja Pancasila disusun oleh bapak bangsa waktu itu. Sejatinya, Pancasila tidak sebatas landasan ideologis negara. Lebih dalam lagi, kelima silanya merupakan watak dan jati diri bangsa Indonesia. Kesaktian Pancasila diragukan saat ini. Kemudian, masihkah Pancasila diamalkan layaknya watak dan jati diri bangsa Indonesia dewasa ini ?

Teman dan Menjaga Pertemanan


Seorang teman adalah seseorang yang dapat memahami perasaanmu tanpa kamu ucapkan. Dia selalu ada di setiap kita membutuhkan begitu juga sebaliknya.

Teman adalah seseorang yang menyukaimu, seseorang dengan siapa kamu dapat menjadi diri sendiri, seseorang yang menghargai kebaikan mu, tidak keberatan dengan kekuranganmu, dan melihat kelebihan dalam dirimu.

Dengan seorang teman kau dapat berbagi tawa, berbagi rahasia, bertukar pikiran, berbagi kesuksesan maupun kekecewaan dan segala macam persoalan besar maupun kecil dan yang pasti seseorang yang dekat denganmu dan selalu memaafkanmu jika kamu bersalah.

Jika kamu belum pernah menemukan teman yang sangat kamu sukai, awalilah dengan menjadi seorang bisa disukai teman-temanmu. Dan jagalah pertemanan kamu dengan sebaik mungkin. Berikut ada beberapa tips menarik untuk kamu agar pertemanan dapat berjalan dengan baik dan indah.

1. Jadilah pendengar yang baik buat teman-temanmu. 
Jangan pernah sekalipun kamu bersikap menggurui. Memberi nasihat boleh-boleh aja, tapi jangan melakukannya dengan cepat. Pelahan-lahan namun pastikan temanmu itu mendengarkannya.

2. Setiap orang memiliki pribadi yang unik dan khas. 
Cobalah mengerti bagaimana karakter temanmu. Hormatilah pendapatnya. Walau kadang kalian bisa saling berbeda pendapat dan keyakinan, namun pasti ada jalan tengah yang bisa ditempuh asal jangan tergesa-gesa memutuskannya.

3. Peliharalah kepercayaan yang telah diberikan oleh teman dekatmu itu.
Jangan pernah sekali-kali kamu mengobral rahasia temanmu pada orang lain. Saling jaga rahasia, anggap saja antara kalian ada sebuah permainan yang hanya bisa dimainkan oleh kamu dan temanmu.

4. Berilah dukungan dan pujilah temanmu, kesampingkan kesalahannya dan kelemahannya.

5. Jangan pernah merasa iri kepada temanmu. 
Kebahagiaannya adalah bahagia milikmu juga. Ikut berbahagialan atas keberhasilan temanmu.

6. Dekat bukan berarti harus tergantung satu sama lain. 
Berikan pertolongan secukupnya. Jagalah ‘jarak’ yang wajar. Mundurlah sedikit bila kita merasa pertemanan sudah terlampau dekat. Sebaliknya, mendekatlah kala kita merasa pertemanan sudah semakin renggang.

7. Sisihkan waktu untuk melakukan kegiatan refresing bersama. 
Kembangkan sikap toleransi, fleksibelitas, asertive, empati dan belajar saling memahami.

8. Jangan pernah ragu untuk minta maaf pada temanmu saat kamu melakukan sebuah kesalahan padanya. 
Setelah itu berusahalah perbaiki kesalahanmu. Begitu pula sebaliknya, berikan maaf dan lupakan kesalahannya jika ia bersalah.

Masker penutup mulut dan hidung penting banget tuh !


Ada yang tau ga arti atau fungsi dari masker penutup mulut dan hidung ? eit’s jangan salah taksir dulu yah. ini bukan masker untuk mengencangkan kerut wajah loh. Banyak di kalangan kita kadang kurang memperhatikan kesehatan. Sudah kah anda yakin jika udara yang ada disekitar kita ini bersih ?

Masa perubahan cuaca tidak menentu yang secara tak langsung juga dipicu global warming, berdampak buruk pada kesehatan kita. Terutama pengendara yang bergelut dengan kemacetan lalu lintas. Mereka rawan dan rentan terkena beragam penyakit.

Asap, debu dan polusi udara kendaraan bermotor sudah bercampur, didukung cuaca tak menentu. Dalam sehari terjadi pagi panas menyengat, siang atau sore hujan turun, begitu sebaliknya. Kandungan zat paling berbahaya bersamaan dengan hujan memudahkan terhirup lewat lubang aliran pernapasan.

Jika diabaikan atau dianggap sepele tak heran dalam waktu dekat, efeknya dirasakan sendiri. Seperti muncul gejala batuk kering hingga rawan terkena penyakit infeksi saluran pernafasaan (ISP) yang kemungkinan besar bila didiamkan menuju level akut (ISPA).

Gejala batuk kering lebih mudah diketahui dan dapat segera diobati. Tapi pada infeksi saluran pernafasan, gejalanya kadang di luar dugaaan pasien. Gejala ISP paling mudah dideteksi yakni nafas kurang maksimal atau seperti kekurangan oksigen ketika pakai helm half face dan tanpa masker.

 


Masker adalah alat bantu pelindung diri yang menutupi mulut dan hidung ( seperti yang dipakai oleh dokter, perawat di rumah sakit pada saat mengecek pasiennya atau pada saat operasi berlangsung ) digunakan oleh seorang praktikan/pekerja untuk melindungi / mencegah / mengurangi resiko dirinya dari infeksi / kontaminasi lingkungan.

Memakai Masker dapat mencegah berbagai macam penyakit menular, ya itu mencegah terjadinya efek yang disebabkan oleh debu dan bercampur dengan kuman-kuman bertebaran disekitar kita yang terhirup oleh hidung ataupun mulut.

Memakai Masker kadang sangat tidak di perhatikan oleh beberapa orang pada saat mengendarai kendaraan ataupun para Petugas Kesehatan terutama Perawat bersentuhan langsung dengan Pasien pada waktu di RS padahal hampir 50 % penyakit dapat tertular melalui udara. Kasus-kasus penyakit Dalam dapat menyerang siapa saja baik Anak- anak maupun Orang dewasa yang penularanya melalui hidung ataupun mulut yaitu udara yang tercampur penyakit/kuman

Ada berbagai alasan Orang tidak suka memakai Masker diantaranya belum tahu fungsi dan manfaat Memakai Masker, tidak bisa dalam memakai, tidak tidak terbiasa, tidak tahu perawatanya.

Untuk mempermudah setiap Orang tahu , Funngsi dan Manfaat Memakai Masker, Setiap Tindakan Harus memakai Masker Waktu, Ditempat, Saat yang tepat, Sehinga menjadi Contoh bagi Masyarakat apalagi bagi keluarga pembesuk disarankan memakai masker pada saat membesuk saudaranya yang sedang dirawat di Rumah Sakit supaya hidung ataupun mulut bisa tertutup rapat sehingga secara otomatis tidak menghirup udara yang terkontaminasi dengan kuman-kuman. Terutama penyakit menular seperti TB Paru (TBC).


Alasan banyak Orang tidak suka Memakai Masker, alasan tidak nyaman disebabkan oleh belum terbiasa perlunya Sosialisasi dalam pemakaian Masker, Alasan yang terakhir tidak bisa/ tahu perawatan Masker, Kita dapat memilih Masker yang bahan dasarnya dari kain yang mudah dicuci dengan diterjen Supaya efisien Masker dapat dipakai dikemudian hari sudah terbebas dari kuman.
 

 

Oleh kerena itu marilah kita untuk membiasakan dalam memakai Masker dipakai yang tepat supaya tujuan dan manfaat Masker itu sendiri beguna bagi kita.

Proyektor lebih di kenal dengan in-focus


LCD Proyektor dalam istilah sehari-hari sering disebut dengan in-focus, yang sebenarnya istilah itu salah karena infocus adalah salah satu merek dagang dari produk lcd proyektor. Digunakan sebagai perangkat keras ( hardwrae ) yang sama fungsinya dengan monitor, jadi termasuk perangkat keluaran ( Input Devive ), memproyeksikan gambar di monitor ke dnding atau layar (screen) sehingga ukurannya menjadi lebih besar.

Proyektor adalah sebuah alat untuk menampilkan gambar di sebuah layar proyeksi atau permukaan serupa. Pengertian lainnya adalah alat optik yang digunakan untuk memproyeksikan gambar pada sebidang layer.

Semakin jauh jarak layar dengan LCD proyektor akan semakin besar gambar yang dihasilkan. Sangat sesuai digunakan untuk presentasi, seminar, pembelajaran di sekolah/kampus, bahkan dapat digunakan nonton bareng pertandingan Persib atau piala dunia, muter film dan sebagainya.

Gambar mati (still picture) adalah berupa gambar, foto, diagram, table, ilustrasi, dll, baik berwarna atau hitam putih yang akan di proyeksikan ke suatu layar (screen). Jenis- jenis media gambar mati yang akan di proyeksikan :
1)      Overhead Projector + Overheat Transparance (OHP+OHT)
2)      Slides/Film bingkai
3)      Film strip/Film rangkai
4)      Epidiascope
5)      Komputer + multimedia projector

 

Bagaimana cara mengoperasikannya ?

Berikut pemaparan petunjuk tentang pengoperasiannya secara umum :

1. Hubungkan proyektor dengan listrik mengunakan kabel power, apabila lampu indikator power menyala orange, berarti proyektor siap dipakai
2. Buka tutup lensa
3. Tekan tombol power sekitar 2 detik (di panel proyektor atau remote), tunggu sampai indikator berwarna hijau dan display tampil penuh selama 10 – 30 detik
4. Nyalakan semua peralatan yang menjadi input (CPU, Notebook, video player dll)
5. Tekan source (input) untuk memilih input yang akan didisplaykan atau automaticsource dalam kondisi “On”, silahkan menunggu 5 – 10 detik untuk pencarian input terdekat

Port LCD dihubungkan ke PC ataunotebook melalui kabel USB , begitu juga kabel VGA dan kabel audio

LCD Proyektor dapat dihubungkan dengan monitor komputer melalui VGA kabel

Port Video dan audio dalam LCD dapat dihubungkan vga adapter kabel dan kabel audio ke komputer

Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam mengkoneksikan LCD ke komputer :

1. Jangan membuka chasing proyektor, karena didalamnya ada komponen yang tidak boleh diservice selain service center resmi.
2. Sebelum menggunakan proyektor sebaiknya membaca buku petunjuk penggunaan terlebih dahulu.
3. Jangan melihat secara langsung lensa proyektor saat kondisi hidup, karena akan membahayakan bagi mata.
4. Jangan menganalisis dan menyimpulkan serta melakukan perbaikan sendiri
5. Selalu membuka penutup lensa saat proyektor dalam kondisi hidup.
6. Sebaiknya menggunakan stabilizer atau UPS untuk menghindari kerusakan
7. Jangan menggunakan lampu yang sudah lewat umur pakainya, karena akan meng akibatkan ledakan dan kerusakan bagian lain.
8. Jangan pernah melepas lampu dan semua komponen yang ada saat listrik masih terhubung dengan proyektor
9. Jangan meletakkan proyektor di tempat yang tidak stabil, karena akan jatuh atau rusak
10. Jangan menutup lubang ventilasi dengan peralatan yang akan menghalangi proses pendinginan
11. Jangan menggunakan pengatur keystone bagian depan lebih dari 10 derajat dan bagian belakang lebih dari 15 derajat
12. Jangan meletakkan proyektor dalam posisi vertikal (berdiri)
13. Jangan meletakkan peralatan lain diatas proyektor
14. Jangan menutup lensa dengan bahan yang mudah terbakar saat proyektor hidup.
15. Jangan meletakkan cairan didekat proyektor maupun listrik.
16. Gunakan celling mount/bracket untuk instalasi diatas plafon

Semoga bermanfaat .. .

Lagu 17 Agustus 1945


Tujuh belas agustus tahun empat lima
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia
Merdeka

Sekali merdeka tetap merdeka
Selama hayat masih di kandung badan
Kita tetap setia tetap setia
Mempertahankan Indonesia
Kita tetap setia tetap setia
Membela negara kita

 Judul                     : Hari Merdeka / Tujuh Belas (17) Agustus
Pencipta Lagu     : H. Mutahar


Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dikumandangkan pada hah Jum’at, 17 Agustus 1945, jam 10.00 pagi, di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta. Setelah pernyataan kemer­dekaan Indonesia, untuk pertama kali secara resmi bendera kebangsaan merah putih dikibarkan oleh dua orang pemuda, Latief Hendraningrat dan Suhud. Bende­ra ini dijahit tangan oleh Ibu Fatmawati Soekarno dan bendera ini pula yang kemudian disebut “bendera pusaka”.

Bendera pusaka berkibar siang dan malam di tengah hujan tembakan sampai Ibukota Republik Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta. Pada tanggal 4 Januari 1946, karena aksi teror yang dilakukan Belanda semakin meningkat, presiden dan wakil presiden Republik Indonesia dengan menggunakan kereta api meninggalkan Jakarta menuju Yogyakarta. Bendera pusaka dibawa ke Yogyakarta dan dimasukkan dalam koper pribadi Soekarno. Selanjutnya, ibukota dipin­dahkan ke Yogyakarta.
Tanggal 19 Desember 1948, Belanda melancarkan agresinya yang kedua. Pre­siden, wakil presiden dan beberapa pejabat tinggi Indonesia akhirnya ditawan Belanda. Namun, pada saat-saat genting dimana Istana Presiden Gedung Agung Yogyakarta dikepung oleh Belanda, Soe­karno sempat memanggil salah satu ajudannya, Mayor M. Husein Mutahar. Sang ajudan lalu ditugaskan untuk untuk menyelamatkan bendera pusaka. Penyelamatan bendera pusaka ini merupakan salah satu bagian “heroik” dari sejarah tetap berkibarnya Sang Merah putih di persada bumi Indonesia. Saat itu, Soe­karno berucap kepada Mutahar:

“Apa yang terjadi terhadap diriku, aku sendiri tidak tahu. Dengan ini aku mem-berikan tugas kepadamu pribadi. Dalam keadaan apapun juga, aku memerintahkan kepadamu untuk menjaga bendera kita dengan nyawamu. Ini tidak boleh jatuh ke tangan musuh. Di satu waktu, jika Tuhan mengizinkannya engkau mengembalikannya kepadaku sendiri dan tidak kepada siapa pun kecuali kepada orang yang menggantikanku sekiranya umurku pendek. Andaikata engkau gugur dalam menyelamatkan bendera ini, percayakanlah tugasmu kepada orang lain dan dia harus menyerahkannya ke tanganku sendiri sebagaimana engkau mengerjakannya.”

Sementara di sekeliling mereka bom berjatuhan dan tentara Belanda terus mengalir melalui setiap jalanan kota, Mutahar terdiam. Ia memejamkan mataya dan berdoa, Tanggungjawabnya terasa sungguh berat. Akhirnya, ia berhasil memecahkan kesulitan dengan mencabut benang jahitan yang menyatukan ke­dua bagian merah dan putih bendera itu.

Dengan bantuan Ibu Perna Dinata, ke­dua carik kain merah dan putih itu berha­sil dipisahkan. Oleh Mutahar, kain merah dan putih itu lalu diselipkan di dasar dua tas terpisah miliknya. Seluruh pakaian dan kelengkapan miliknya dijejalkan di atas kain merah dan putih itu. Ia hanya bisa pasrah, dan menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.

Yang ada dalam pemikiran Mutahar saat itu hanyalah satu: bagaimana agar pihak Belanda tidak mengenali bendera merah-putih itu sebagai bendera, tapi ha­nya kain biasa, sehingga tidak melakukan penyitaan. Di mata seluruh bangsa Indonesia, bendera itu adalah sebuah “prasasti” yang mesti diselamatkan dan tidak boleh hilang dari jejak sejarah.

Benar, tak lama kemudian Presiden Soekarno ditangkap oleh Belanda dan diasingkan ke Prapat (kota kecil di pinggir danau Toba) sebelum dipindahkan ke Muntok, Bangka, sedangkan wakil presi­den Mohammad Hatta langsung dibawa ke Bangka. Mutahar dan beberapa staf kepresidenan juga ditangkap dan diangkut dengan pesawat Dakota. Ternyata mere­ka dibawa ke Semarang dan ditahan di sana. Pada saat menjadi tahanan kota, Mutahar berhasil melarikan diri dengan naik kapal laut menuju Jakarta.

Di Jakarta Mutahar menginap di rumah Perdana Menteri Sutan Syahrir, yang sebelumnya tidak ikut mengungsi ke Yogyakarta. Beberapa hari kemudian, ia kost di Jalan Pegangsaan Timur 43, di rumah Bapak R. Said Soekanto Tjokrodiatmodjo (Kepala Kepolisian RI yang pertama).

Selama di Jakarta Mutahar selalu mencari informasi dan cara, bagaimana bisa segera menyerahkan bendera pusa­ka kepada presiden Soekarno. Pada suatu pagi sekitar pertengahan bulan Juni 1948, akhirnya ia menerima pemberitahuan dari Sudjono yang tinggal di Oranje Boulevard (sekarang Jalan Diponegoro) Jakarta. Pemberitahuan itu menyebutkan bahwa ada surat dari Presiden Soekarno yang ditujukan kepadanya.

Sore harinya, surat itu diambil Mutahar dan ternyata memang benar berasal dari Soekarno pribadi. Isinya sebuah perintah agar ia segera menyerahkan kembali bendera pusaka yang dibawanya dari Yogya kepada Sudjono, agar dapat diba­wa ke Bangka. Bung Karno sengaja tidak memerintahkan Mutahar sendiri datang ke Bang­ka dan menyerahkan bendera pusaka itu langsung kepadanya. Dengan cara yang taktis, ia menggunakan Soedjono sebagai perantara untuk menjaga kera-hasiaan perjalanan bendera pusaka dari Jakarta ke Bangka.

Itu tak lain karena dalam pengasingan, Bung Karno hanya boleh dikunjungi oleh anggota delegasi Republik Indonesia dalam perundingan dengan Belanda di bawah pengawasan UNCI (United Na­tions Committee for Indonesia). Dan Su­djono adalah salah satu anggota dele­gasi itu, sedangkan Mutahar bukan.

Setelah mengetahui tanggal keberangkatan Soedjono ke Bangka, Muta­har berupaya menyatukan kembali ke­dua helai kain merah dan putih dengan meminjam mesin jahit tangan milik seorang istri dokter yang ia sendiri lupa namanya. Bendera pusaka yang tadinya terpisah dijahitnya persis mengikuti lubang bekas jahitan tangan Ibu Fatmawati. Tetapi sayang, meski dilakukan dengan hati-hati, tak urung terjadi juga kesalahan jahit sekitar 2 cm dari ujungnya.

Dengan dibungkus kertas koran agar tidak mencurigakan, selanjutnya bende­ra pusaka diberikan Mutahar kepada Soedjono untuk diserahkan sendiri kepa­da Bung Karno. Hal ini sesuai dengan perjanjian Bung Karno dengan Mutahar sewaktu di Yogyakarta. Dengan diserahkannya bendera pusaka kepada orang yang diperintahkan Bung Karno maka selesailah tugas penyelamatan yang dilakukan Husein Mutahar. Sejak itu, sang ajudan tidak lagi menangani masalah pengibaran bendera pusaka.

Tanggal 6 Juli 1949, Presiden Soekar­no dan Wakil Presiden Mohammad Hatta kembali ke Yogyakarta dari Bangka de­ngan membawa serta bendera pusaka. Tanggal 17 Agustus 1949, bendera pu­saka dikibarkan lagi di halaman Istana Presiden Gedung Agung Yogyakarta.

Naskah pengakuan kedaulatan lndo­nesia ditandatangani 27 Desember 1949 dan sehari setelah itu Soekarno kembali ke Jakarta untuk memangku jabatan Presiden Republik Indonesia Serikat (RIS). Setelah empat tahun ditinggalkan, Jakarta pun kembali menjadi ibukota Republik Indonesia. Hari itu juga, bendera pusaka dibawa kembali ke Jakarta.

Untuk pertama kalinya setelah Prok­lamasi bendera pusaka kembali dikibar­kan di Jakarta pada peringatan Detik-detik Proklamasi 17 Agustus 1950.

MENGENAL PENCIPTA LAGU HARI KEMERDEKAAN INDONESIA 

Setiap tahun apabila kita merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sudah bisa dipastikan bahwa kita akan sering mendengar Lagu Hari Merdeka yang diciptakan oleh Bapak Husein Mutahar (Alm) yang dinyanyikan baik itu oleh anak-anak, maupun orang dewasa. Namun dibalik lagu itu, tahukah anda siapa tokoh pencipta lagu tersebut ? Disini aku mencoba untuk menuliskan sedikit tentang beliau yang aku cuplik dari berbagai sumber.

Bapak H. Husein Mutahar lahir di Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 5 Agustus 1916. Perjalanan pendidikan formalnya dimulai dari ELS (Europese Lagere School atau sama dengan SD Eropa selama 7 tahun) , kemudian dilanjutkan ke MULO (Meer Uitgebreid Lager Ondewwijs atau sama dengan SMP selama 3 tahun) dan dilanjutkan ke AMS (Algemeen Midelbare School atau sama dengan SMA selama 3 tahun) Jurusan Sastra Timur khususnya Bahasa Melayu, di Yogyakarta. kemudian beliau melanjutkan ke Universitas Gajah Mada dengan mengambil Jurusan Hukum dan Sastra Timur dengan khusus mempelajari Bahasa jawa Kuno namun perkuliahan nya hanya 2 tahun karena selanjutnya drop out (DO) karena harus ikut berjuang.

Kemudian tentang riwayat pekerjaan beliau antara lain adalah :

  1. Guru Bahasa Belanda di SD Islam swasta di Pekalongan,
  2. Wartawan berita kota dari Surat Kabar berbahasa Belanda “Het Noorden ” di Semarang tahun 1938,
  3. Klerk di Cosultatie Bureau der Afdeling Nijverheid voor Noord Midden Java, Departement Ekonomische Zaken, 1939-1942
  4. Sekretaris Keizai Bucho (Kepala Bagian Ekonomi) Kantor Gubernur Jawa Tengah, 1943.
  5. Pegawai Rikuyu Sokyoku (Jawatan Kereta Api Jawa Tengah Utara) di Semarang, 1943-1948.
  6. Sekretaris Panglima Angkatan Laut Republik Indonesia, 1945-1946.
  7. Ajudan III, kemudian Ajudan II Presiden Republik Indonesia 1946-1948.
  8. Pegawai Departemen Luar Negeri Republik Indonesia, 1969 – 1979.
  9. Diperbantukan pada Departemen Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Direktur Jenderal Urusan Pemuda dan Pramuka (Dirjen Udaka) Departemen P&K, 1966-1968.
  10. Diangkat menjadi Duta Besar Republik Indonesia pada Tahta Suci di Vatikan, 1969-1973.
  11. Direktur Protokol Departemen Luar Negeri merangkap Protokol Negara, 1973-1974
  12. InspekturJenderal Departemen Luar Negeri dan selama 16 bulan, merangkap Direktur Protokol dan Konsuler Departemen Luar Negeri, merangkap Kepala Protokol Negara, 1974.
  13. Pensiun sebagai Pegawai Negeri Sipil, golongan IVe.

Dalam kehidupan ber-Organisasi pengalaman beliau adalah sbb :

  1. Pemimpin Pandu dan Pembina Pramuka, 1934-1969
  2. Anggota Partai Politik, 1938 – 1942
  3. Kepala Sekolah Musik di Semarang, sebagai tempat penanaman, penyebaran, dan pengobaran semangat kebangsaan Indonesia, dan sebagai gerakan penyebaran semangat melawan Jepang dan kamuflase gerakan subversi melawan Jepang, 1942-1945
  4. Anggota AMKRI (Angkatan Muda Kereta Api Indonesia) di Semarang, 1945.
  5. Anggota BPRI (Badan Pemberontak Rakyat Indonesia) Jawa Tengah, 1945.
  6. Anggota redaksi majalah Revolusi Pemuda, 1945-1946.
  7. Gerilya, 1948-1949
  8. Ikut mendirikan dan bergerak sebagai pemimpin Pandu serta kemudian menjadi anggota Kwartir Besar Organisasi Persatuan dan Kesatuan Kepanduan Nasional Indonesia Pandu Rakyat Indonesia, 28-12-1945 s.d. 20-5-1961
  9. Ikut mendirikan dan bergerak sebagai Pembina Pramuka, duduk sebagai anggota Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Andalan Nasional Urusan Latihan, 1961-1969
  10. Sekretaris Jenderal Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka, 1973 -1978, dan anggota biasa, 1978-2004.

Sekilas cerita tentang terciptanya Lagu Hari Merdeka yang sering diperdengarkan pada saat Aubade HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, menurut pengakuan beliau sendiri, diciptakan di dalam toilet Hotel Garuda Yogyakarta. Ketika itu ia sekamar dengan Hugeng yang kemudian menjadi Kepala Polri, dimana pada saat itu sedang bersama-sama mengawal Bung Karno. Hugeng kebingungan mencarikan kertas dan pulpen karena Mutahar tergopoh-gopoh hendak menuangkan gagasannya ke atas kertas. Selanjutnya, karya cipta lainnya dari H. Mutahar yang cukup dikenal adalah lagu SYUKUR. Menurut beliau, lagu Syukur ini diciptakan pada tahun 1944, adalah sebuah puji syukur yang dipersiapkannya untuk menyambut Kemerdekaan RI yang ketika itu diduganya sudah hampir tercapai.

Bapak Husein Mutahar kemudian meninggal dunia pada tanggal 9 Juni 2004 pada usia 87 tahun. Walaupun beliau berhak dimakamkan di Makam Taman Pahlawan Kalibata karena memiliki Tanda Kehormatan Negara Bintang Mahaputera atas jasanya menyelamatkan Bendera Pusaka Merah Putih dan juga memiliki Bintang Gerilya atas jasanya ikut berperang gerilya pada tahun 1948 – 1949 tetapi Beliau tidak mau dan kemudian dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/H._Mutahar

http://organisasi.org/hari_merdeka_17_agustus_1945_lirik_lagu_wajib_nasional_musik_perjuangan_patriotik_nasional_republik_indonesia/

http://www.youtube.com/watch?v=sPXZIvUMgJE&feature=player_embedded

http://paskibraka-jp.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=31:hmutaharsangpenyelamatbenderapusaka&catid=4:tokoh&Itemid=2

http://aqiegaul.blogdetik.com/2008/08/14/h-mutahar-sang-pencipta-lagu-hari-merdeka/

Yuk Kirim Ucapan Kartu Lebaran untuk Keluarga, Saudara dan Teman nan jauh disana


Kartu Lebaran adalah kartu ucapan selamat merayakan Idul Fitri (Lebaran) yang dikirimkan kepada relasi, teman, dan sanak-saudara. Kartu Lebaran biasanya berhiaskan tema keagamaan seperti gambar masjid, beduk, dan ketupat. Pengiriman kartu lebaran melalui kantor pos biasanya mulai ramai dua minggu sebelum Lebaran.

Kartu lebaran yang dikirim melalui jasa pos mendapat saingan berat dari situs web yang menyediakan kartu Lebaran elektronik, MMS dan pesan singkat melalui telepon genggam. Kartu Lebaran termurah ditambah biaya perangko masih lebih mahal dibandingkan tarif SMS.

Sejak sepuluh tahun lalu, fungsi yang lazimnya dikerjakan kartu Lebaran ini, kini beralih menjadi pesan pendek atau SMS, pesan instan melalui ponsel cerdas BlackBerry, dan lewat berbagai jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter.
Alternatif selain kartu Lebaran ini, sekarang menjadi tumpuan untuk berkirim ucapan dengan harga yang terjangkau.

Director and Chief Commercial Officer Indosat, Erik Meijer, tak menampik adanya tren baru tersebut, terutama di wilayah perkotaan. “Sekarang banyak yang menggunakan BBM atau WhatsApp, juga jejaring sosial untuk menyampaikan ucapan selamat puasa dan Lebaran,” ujarnya.

Operator lain juga berlomba menghadirkan promo yang berkaitan dengan penggunaan data. Telkomsel, misalnya, menghadirkan beberapa paket komunikasi layanan data, misalnya paket promo Opera Mini, WhatsApp dan LINE. Sedangkan Indosat mengiming-imingi pelanggannya dengan bonus layanan data, SMS, dan telepon setiap pengisian pulsa minimal Rp 10 ribu.

Meski terdapat tren penggunaan layanan data, hal ini tidak menggusur kegunaan SMS secara signifikan. Operator memperkirakan penggunaan layanan ini tetap melonjak hingga ratusan persen sepanjang Lebaran.

PENGGUNAAN kartu ucapan Lebaran digeser kecanggihan teknologi telekomunikasi. Namun, masih ada masyarakat yang mengirimkan kartu ucapan Lebaran pada rekan bisnis.

Dulu, rata-rata setiap orang membeli kartu Lebaran dan dikirimkan kepada teman serta kerabat. Tapi kini, keberadaan kartu Lebaran tak sepenting dulu lagi. Orang lebih memilih mengirimkan ucapan Lebaran melalui pesan singkat SMS atau pesan BlackBerry.

Kartu Lebaran memang tak seperti dulu lagi. Namun seorang karyawan swasta Boy Lukito masih menggunakan kartu Lebaran untuk kliennya. Menurutnya, penggunaan pesan singkat justru membuat ucapan itu tak bersifat personal.

Namun kini mulai terlihat kartu Lebaran mulai populer kembali. Pengguna kartu Lebaran mengakui bahwa kartu Lebaran mampu menyampaikan rasa hormat pengirimnya. Beberapa hari terakhir, kesibukan di Kantor Pos Besar Jakarta terus meningkat. Para petugas melayani para pelanggan pos mengirim kartu-kartu Lebaran.
Jumlah pengiriman kartu Lebaran beberapa tahun terakhir, ternyata cenderung meningkat. Untuk musim Lebaran tahun ini, sudah tercatat 820.000 lembar kartu. Bila berkaca pada tahun 2011, angkanya bisa mencapai sekitar 1,4 juta lembar.

Sekarang, berkembang anggapan di antara para pelanggan kantor pos, baik perorangan maupun perusahaan, bahwa kartu Lebaran memberi sentuhan pribadi lebih baik dibandingkan dengan surat-surat elektronik. Kartu Lebaran, bisa menyampaikan sebentuk estetika dan rasa hormat pengirimnya.

Meski dibandingkan dengan situasi beberapa tahun lalu, ketika surat elektronik seperti e-mail, facebook, atau sms belum populer, jumlah pengguna kartu Lebaran telah jauh sekali berkurang. Di tahun 98 misalnya, kantor pos harus mengirim puluhan juta lembar kartu Lebaran hingga terpaksa menambah tenaga sortir. Tapi di tahun 2001, pengiriman kartu Lebaran anjlok hingga 4,2 juta lembar.

Jarak saat ini bukanlah hal yang menjadi kendala yang berarti. Ada banyak cara yang kita tempuh untuk memberikan ucapan selamat. Saat ini kita mengenal sistem sms, mms, email, sampai jejaring sosial seperti FB, Twitter, YM bisa kita manfaatkan fitur-fiturnya untuk mengirimkan ucapan selamat.

Namun, ada satu cara lagi yang dapat Anda gunakan. Jangan lupakan fungsi kartu ucapan. Meski terkesan kurang praktis dan cepat, kartu ucapan bisa Anda jadikan alternatif pilihan.

Desain Kartu Ucapan Lebaran

Kartu ucapan saat ini tampil dengan desain dan fungsi yang bermacam-macam. Ada kartu ucapan khusus hari raya, pernikahan, ulang tahun, hari jadi pernikahan, dan sebagainya. Yang paling sering digunakan adalah kartu ucapan lebaran. Bedanya kartu lebaran dengan kartu ucapan lainnya terletak pada desain dan bentuk gambar yang digunakan, serta rangkaian kata-kata khusus hari raya.

Kartu lebaran bentuknya bervariasi. Ada yang ukuran besar, sedang bahkan kecil. Kartu-kartu ini didesain semenarik mungkin dengan bermacam gambar dan warna. Bila Anda sedikit kreatif, bisa memilih kartu ucapan lebaran yang polos tiada rangkaian kata. Sehingga Anda bisa menuliskan sendiri kata-kata apa yang akan Anda gunakan, jadi tidak monoton yang tertera di kartu ucapan dari desainnya saja.

Harga kartu lebaran pun cukup variatif. Tergantung dari ukuran dan bentuk kartu ucapan. Rata-rata kartu ucapan lebaran berkisar Rp3000,- hingga Rp15.000,-, cukup terjangkau, bukan? Kartu ucapan lebaran biasanya banyak diproduksi ketika menjelang hari raya umat Islam itu dirayakan.

Kartu Ucapan Lebaran Lebih Berkesan dari SMS Ucapan Lebaran

Biasanya satu atau dua bulan sebelum hari raya, kartu ucapan lebaran sudah beredar. Anda pun tidak perlu harus ke kantor pos untuk mendapatkan kartu ucapan lebaran. Di toko-toko buku terdekat juga banyak menyediakan kartu-kartu ucapan lebaran. Anda tinggal memilihnya saja.

Ada yang berpendapat bahwa mengirimkan kartu ucapan lebaran tidak sepraktis mengirim sms atau pun mms, yang hanya memelukan waktu beberapa detik saja. Namun, kartu ucapan tidak kalah berkesan bagi yang menerimanya.

Tulisan tangan Anda yang tertera di kartu ucapan lebaran, akan memberikan kesan yang mendalam bagi yang membaca dan menerimanya, dibandingkan dengan tulisan yang ada di sms atau mms. Tulisan tangan Anda bisa menjadi wakil diri Anda yang tidak bisa memberikan ucapan secara langsung.

Kartu lebaran identik dengan gambar ketupat atau masjid. Tak jarang gambar kartu yang disuguhkan berupa pawai memukul bedug, orang yang sedang berjabatan tangan, bahkan perjalanan ketika akan mudik.

Kartu lebaran juga tidak melulu diperuntukkan bagi orang dewasa, untuk para remaja dan anak-anak juga bisa mendapatkan desain kartu lebaran yang sesuai dengan dunianya. Tak heran bila kita sering menemukan kartu ucapan lebaran bergambar kartun anak-anak dan remaja berada di sekitar mesjid.

Meski saat ini kartu lebaran sudah jarang digunakan, bukan berarti kita tidak membutuhkan jasa kartu ucapan ini lagi. Ditambah dengan adanya jasa kirim kilat atau pos yang tidak memakan waktu hingga berhari-hari, cukup satu-dua hari, kartu lebaran Anda akan tiba di alamat yang dituju. Ada baiknya mengirimkan kartu lebaran jauh-jauh hari sebelum hari raya tiba.

Jika dahulu kartu lebaran berbentuk art kartun, kini sudah berubah menjadi bentuk foto. Dengan kehadiran program photoshop dan corel draw sehingga model dan bentuk kartu lebaran pun mengalami perubahan. Kartu lebaran berbentuk foto acapkali ditemukan di instansi-instansi pemerintahan atau swasta.

Bila Anda tidak pandai mendesain kartu lebaran dengan menggunakan program photoshop ataupun corel draw, Anda jangan putus asa. Ada dua situs yang memberikan secara gratis model kartu lebaran dalam bentuk foto. Anda tinggal mendownloadnya, setelah itu bawa ke toko ponsel yang bisa mencetak foto atau ke foto studio untuk diprintkan kartu lebaran dalam bentuk foto yang telah Anda download.

Di setiap kartu lebaran terdapat tulisan, “minal aidin wal faizin”. Menjadi pertanyaan, kenapa kata ini mesti ada? Kata ini mengandung makna yang luar biasa. Ia mengandung doa yang cukup spektakuler. Doa yang diharapkan setiap muslim. Kata “Aidin” mengandungkan makna kembali. Kembali di sini adalah kembali bebas dari dosa. Orang yang merayakan idul fitri adalah orang melaksanakan ibadah puasa  di bulan Ramadhan.

Intinya, artikel seputar kartu ucapan lebaran dan kajian sederhana tentang kata yang terdapat di dalamnya. Siapa pun sepakat bahwa kartu lebaran tetaplah penting digunakan, meski dengan model terbaru dalam bentuk foto. Karena ia bisa dijadikan kenang-kenangan bahwa ada saudaranya yang senantiasa ingat kepadanya dan selalu berusaha membangun hubungan baik melalui kartu lebaran tersebut.

Kartu Ucapan Lebaran yang Semakin Terlupakan

Masa lebaran adalah masa panen bagi para pembuat kartu ucapan lebaran. Tapi itu dulu. Dulu sekali. Seakan-akan hal tersebut terjadi pada masa prasejarah. Kini dengan merajarelanya telepon genggam dan internet, kartu ucapan lebaran itu hampir tinggal kenangan. Keadaannya mungkin sedang mati suri.

Para pengguna kartu ucapan lebaran kini mungkin hanya orang-orang tertentu, misalnya, perusahaan yang mengirim parsel, kantor-kantor yang membuat kartu ucapan lebaran khusus untuk setiap karyawannya yang beragama Islam, dan orang-orang yang masih memiliki perasaan untuk membuat kartu ucapan lebaran khusus untuk orang-orang tertentu yang sangat istimewa dalam hidupnya.

Walaupun begitu, rasanya tidak ada salahnya untuk mencoba memasyarakatkan penggunaan kartu ucapan lebaran lagi. Modal memang lebih besar dibandingkan hanya mengirim sms atau email kepada semua kolega, relasi, dan sanak saudara.

Bayangkan, bila harga satu kartu ucapan lebaran yang sangat standar Rp2500 – Rp 3000, berapa rupiah yang dikeluarkan untuk mengirim ke 10 orang? Bagi para pelajar atau mahasiswa, dana sebesar itu cukup sulit untuk dikeluarkan.

Jangan dikata untuk kartu ucapan lebaran yang berkualitas sangat baik, seperti dari kertas daur ulang dengan ornamen yang sangat menarik mata, harganya bisa mencapai Rp10.000 – Rp15.000 per buah.

Kartu ucapan lebaran yang terbuat dari kertas film dengan ukiran nan indah, harganya bisa mencapai Rp12.000 per buah. Belum lagi prangko yang dipakai. Satu kartu ucapan bisa menelan biaya sebesar Rp4000 – Rp17.500.

Kartu ucapan lebaran yang semakin langka itu akan memberikan sensasi yang berbeda bagi para penerimanya. Keadaan yang semakin langka dengan kesempatan yang langka pula. Menerima kartu ucapan lebaran akan membuat penerimanya menjadi orang yang sangat istimewa.

Jadi, bila semua peluang terbuka, luangkanlah waktu memilih atau mungkin membuat sendiri kartu ucapan lebaran yang bagus untuk para sahabat yang baik dan yang sangat dekat di hati.

Ucapan dalam kartu itu bisa dibuat dengan sangat pribadi dengan sentuhan seni yang bagus. Seharusnya kartu ucapan lebaran itu bisa dibuat dari bahan-bahan sederhana yang banyak ditemui di sekitar kita, contohnya:

  • Masukkan kartu ucapan lebaran ke dalam gelas plastik minuman mineral yang sudah dicat dan dilukis dengan gambar hewan-hewan favorit, seperti, kupu-kupu, poh (beruang lucu), lebah, dan sebagainya. Kartu ucapan lebaran ini cocok untuk para keponakan Anda. Mereka pasti senang dan mungkin juga akan meniru apa yang sudah Anda lakukan kepada mereka.
  • Kertas bekas kalender apalagi dengan gambar-gambar pemandangan yang menawan bisa dipakai sebagai latar belakang kartu. Tambahkan pita kecil atau ornamen lainnya di sekelilingnya. Lalu tulisi dengan menggunakan spidol khusus yang mudah kering. Tambahkan glitter untuk membuat kartu terlihat lebih wah. Bila perlu perciki dengan parfum yang lembut untuk menambah keistimewaan kartu tersebut. Kartu ini cocok untuk sahabat lama Anda yang sudah lama tak bertemu yang tinggal di luar kota.
  • Laminating kartu dengan plastik lembut, masukkan kartu ke dalam botol bekas parfum. Hias botol dengan kertas atau pita khusus yang berwarna-warni. Beri pengikat dan bungkus. Kartu nan unik ini akan menambah kesyahduan ucapan lebaran Anda kepada para sahabat dekat Anda.

Semoga bermanfaat.

Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Kartu_Lebaran
http://www.metrotvnews.com/ramadan/newsvideo/2012/08/10/157088/Kartu-Lebaran-yang-Tersingkirkan/6
http://www.solopos.com/2012/feature/belajar-mengirimkan-kartu-lebaran-317850
http://berita.liputan6.com/read/428410/kartu-lebaran-kembali-populer