MASALAH “TEKNOLOGI TEPAT GUNA”.


MASALAH “TEKNOLOGI TEPAT GUNA”.

“Teknologi tepat guna” untuk pembangunan masyarakat “desa”, menghadapi permasalahan:

1. Penciptaan “teknologi” yang sesuai dengan tingkat kemampuan dan kebutuhan sumber daya insani di “desa”, dan sekaligus pula dapat bermanfaat untuk menungkatkan produktivitas kegiatan berdasarkan sumber daya alam yang menjadi tumpuan hidup masyarakat “desa” setempat.

2. Usaha mentransfer dan menyebarluaskan atau mensosialisasikan “teknologi” tersebut supaya dapat dikenal dan dimiliki oleh masyarakat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa “teknologi” telah banyak menciptakan karya-karya yang berguna bagi peningkatan produksi di “desa” atau secara konsumtif dapat memberikan kemudahan-kemudahan hidup di “desa”, namun karya tersebut melum tersosialisasi/memasyarakat. Permasalahannya adalah bagaimana “teknologi” (baik software maupun hardware) tersebut dapat mencapai masyarakat sebagai user (pemakainya). Mensosialisasikan “teknologi” ke “desa” membutuhkan informasi, latihan, promosi, demonstrasi, angkutan, pendanaan dan lain-lainnya.

SOSIALISASI “TEKNOLOGI TEPAT GUNA”.

Sosialisasi dan marketting “teknologi” dan temuan-temuan baru di bidang “teknologi” pe”desa”an, membutuhkan usaha yang kontinew karena “teknologi” sifatnya selalu berkembang dan selalu menyesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan oleh produktivitas usaha dan tingkat kemudahan yang dituntut oleh tingkat kehidupan masyarakat.

Proses sosialisasi “teknologi” pe”desa”an adalah proses yang membutuhkan waktu yang cukup lama, dengan didukung oleh usaha-usaha yang berkesinambungan dan diikuti oleh usaha yang giat dilakukan dalam bidang penyuluhan. Sosialisasi “teknologi” merupakan salah satu usaha menambah budaya kerja dan harus disampaikan dengan jelas dan meyakinkan.

Untuk menunjang keberhasilan sosialisasi tersebut apabila dilengkapi pula dengan berbagai sarana untuk penyuluhan dan pengenalan seperti pekan “teknologi” pe”desa”an dan sebagainya. Sarana pekan “teknologi” pe”desa”an merupakan suatu wadah untuk mensosialisasikan hasil-hasil pengembangan “teknologi tepat guna” pe”desa”an. Dengan adanya pekan “teknologi” pe”desa”an tersebut, diharapkan dapat merupakan wisata lokal, regional bahkan nasional maujpun internasional yang dapat menggambarkan tentang kehidupan “desa” di Indonesia.

Perihal dzumanji
Tinggal di pinggiran kota Jakarta, keseharian bekerja, belajar dan menjalani hidup. "Seseorang yang tidak pernah membuat kesalahan sebenarnya tak pernah mencoba sesuatu yang baru" Einstein tak pernah takut dengan kesalahan. Tak perlu alergi dengan kesalahan. Catat baik-baik, KESALAHAN bukan KEGAGALAN. Dua hal tadi berbeda. Kesalahan-kesalahan dapat membantu Anda menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih cerdas. "jika Anda menggunakannya dengan tepat tentunya". Carilah sesuatu berbau baru “something new“ dari kesalahan Anda. Seperti sudah dibilang sebelumnya, jika ingin sukses, belajar lebih banyak dari kesalahan Anda. Jika anda percaya sesuatu itu tidak mungkin,pikiran anda akan bekerja bagi anda untuk membuktikan mengapa hal itu tidak mungkin.akan tetapi jika anda percaya,benar-benar percaya,sesuatu dapat dilakukan,pikiran anda akan bekerja bagi anda dan membantu anda mencari jalan untuk melaksanakannya.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.597 pengikut lainnya.