Perkenalan dan Percakapan


Etiket Dalam Perkenalan

Suatu hubungan antar individu biasanya dimulai dengan suatu perkenalan, dan hal ini mungkin akan menjadi pertemuan pertama yang akan melahirkan ‘First Image’ dan hal ini akan mempengaruhi penilaian seseorang pada hubungan selanjutnya.

Cara mengenalkan :

1. Pada waktu mengenalkan orang, ucapkan namanya dengan jelas, dan apabila tidak terdengar jelas tanyakan sekali lagi.

2.Tipe individu terdiri dari pribadi tertutup (introvert) dan pribadi terbuka(extrovert) oleh karena itu pada waktu mengenalkan seseorang berikan sedikit informasi mengenai orang tersebut.

3. Lakukan Personal Contact, dengan cara sebagai berikut :

- Jabatlah tangannya dalam waktu 3 – 4 detik.

- Pandanglah mata orang yang diperkenalkan pada anda.

- Tersenyumlah.

- Tubuh sedikit dibungkukkan kedepan.

 

Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam suatu perkenalan :

1. Orang yang lebih muda diperkenalkan kepada yang lebih tua.

2. Seorang pria diperkenalkan kepada wanita.

3. Wanita dikenalkan kepada pria, apabila pria itu orang yang perlu dihormati seperti : Kepala Negara, Menteri, Gubernur, Duta Besar, Ulama/Tokohagama atau pria yang jauh lebih tua Lebih kurang 20 tahun.

4. Anda boleh mengenalkan diri terlebih dahulu apabila hal tersebut sekiranya diperlukan.

5. Hindari perkenalan ditempat yang ramai seperti : Jalan raya, pasar, lift,restoran, dsb

 

Hal – hal yang dapat dilakukan ketika sedang diperkenalkan :

1. Pada waktu diperkenalkan wanita tidak perlu berdiri, kecuali bila menghadapi orang – orang yang pantas dihormati seperti yang sudah diterangkan terlebih dahulu.

2. Pada waktu menyambut tamu – tamu tuan dan nyonya rumah harus berdiri.

3. Tamu yang akan pulang harus diantar sampai ke depan pintu oleh tuan dan nyonya rumah.

4. Seorang pria harus berdiri pada waktu :

-Berjabat tangan dengan wanita atau pria.

- Seorang wanita memasuki ruangan.

- Seorang wanita mendekati ia duduk.

-Seorang wanita yang duduk disampingnya berdiri akan meninggalkan tempat.

 

Etiket Dalam Percakapan 

Percakapan merupakan unsur penting dalam hubungan sesama manusia, nilai suatu percakapan akan mempengaruhi suasana dan kelanjutan dari suatu hubungan. Dalam menciptakan suatu percakapan yang menyenangkan diperlukan seni tersendiri dan hal inipun memerlukan etika tersendiri.

Communication Field terdiri dari :

1. Ekspresi muka (Facial Expression).

2. Posisi tubuh (Body Position).

3. Menjaga nada suara (Good ( Clear ) Voice).

Hal yang diperlukan untuk dapat berbicara secara efektif:

· Rasa percaya diri yang kuat.

· Keluwesan dalam pergaulan.

· Mempunyai persepsi yang tepat terhadap keadaan lingkungan dan individu yang terlibat dalam interaksi tersebut.

· Dapat menguasai situasi.

· Mengetahui hasil yang diharapkan dari interaksi.

Hal-hal yang dihindarkan dalam percakapan:

· Memotong pembicaraan orang lain.

· Memonopoli pembicaraan atau percakapan.

· Membual tentang diri sendiri.

· Membicarakan hal-hal yang dapat menimbulkan pertentangan.

· Pembicaraan tentang penyakit, kematian, dll.

· Menanyakan harga barang orang lain.

· Menanyakan masalah yang sifatnya pribadi.

· Gosip/berita yang belum tentu kebenarannya.

About these ads

Perihal dzumanji
Tinggal di pinggiran kota Jakarta, keseharian bekerja, belajar dan menjalani hidup. "Seseorang yang tidak pernah membuat kesalahan sebenarnya tak pernah mencoba sesuatu yang baru" Einstein tak pernah takut dengan kesalahan. Tak perlu alergi dengan kesalahan. Catat baik-baik, KESALAHAN bukan KEGAGALAN. Dua hal tadi berbeda. Kesalahan-kesalahan dapat membantu Anda menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih cerdas. "jika Anda menggunakannya dengan tepat tentunya". Carilah sesuatu berbau baru “something new“ dari kesalahan Anda. Seperti sudah dibilang sebelumnya, jika ingin sukses, belajar lebih banyak dari kesalahan Anda. Jika anda percaya sesuatu itu tidak mungkin,pikiran anda akan bekerja bagi anda untuk membuktikan mengapa hal itu tidak mungkin.akan tetapi jika anda percaya,benar-benar percaya,sesuatu dapat dilakukan,pikiran anda akan bekerja bagi anda dan membantu anda mencari jalan untuk melaksanakannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.597 pengikut lainnya.